Suratno Sinaga yang sudah jatuh cinta dengan profesinya sebagai Satpam

  • Whatsapp
Suratno Sinaga
Suratno Sinaga

Simalungun – Menjadi profesi Satpam sebenarnya bukan keinginan dalam diri dari seorang Suratno Sinaga ( 41 ) karena profesi ini tidak ada orang yang ingin mencita citakan sebagai seorang Satpam. Berawal dari meraih mimpinya ingin menggapai kesuksesan.

“Saya mengadu peruntungan ke Ibukota DKI Jakarta, karena dalam pikiran saya di Jakarta gampang sekali untuk mendapatkan pekerjaan yang di inginkan, namun tak mudah menggapai mimpi saya itu,” ujar suratno dalam pesan WA yang diterima redaksi.

Beberapa pekerjaan telah di lamarnya, tetapi profesi Satpam yang telah menerimanya untuk bekerja di ibukota dan membuatnya bertahan hidup untuk mengarungi kerasnya kehidupan di Ibukota, sehingga membuatnya jatuh cinta terhadap pekerjaannya karena sudah menolong kehidupannya di ibukota.

Lanjutnya setelah menjalani kerja sebagai seorang Satpam di ibukota tentunya rasa rindu terhadap kampung halaman pastinya ingin sekali bisa bekerja dan berkumpul bersama keluarga, tetapi jika saya kembali ke kampung halaman tentunya harus ada pekerjaan di sana untuk menghidupi keluarganya.

Alhamdulillah ada teman yang menawarkan saya bahwa ada perusahaan di kampung halaman yang sedang membutuhkan tenaga pengamanan, tanpa pikir panjang saya langsung menerima tawaran dari teman saya itu dan akhirnya saya di terima oleh perusahaan tempat saya yang bekerja sekarang.

Tentunya banyak suka dan dukanya saat menjalani pekerjaan seorang satpam, untuk dukanya di tempat kerja sekarang yaitu di saat tugas malam dan turun hujan kami harus keliling mengontrol area wilayah tempat kerja, karena memang harus di jalani karena sudah menjadi tanggung jawab kami seorang satpam, untuk sukanya, karena dengan pekerjaan satpam ini, saya dapat menafkahi keluarga saya dan karena pengalaman profesi ini bisa membawa saya pulang kampung di saat saya masih di ibukota. Ujar pria yang sudah 17 tahun bekerja satpam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *