Sat Lantas Polresta Bandung Rekayasa Lalu Lintas Saat Pengerjaan Jembatan Penghubung Tol Cisumdawu

  • Whatsapp
Sat Lantas Polresta Bandung Rekayasa Lalu Lintas Saat Pengerjaan Jembatan Penghubung Tol Cisumdawu


SUMEDANG,– Pemasangan steel box girder atau jembatan penghubung Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dipastikan tidak ada perubahan.

Bacaan Lainnya

Demikian disampaikan Humas China Road and Bridge Corporation (CRBC), Mulsani kepada wartawan di Interchange Tol Cileunyi, Bandung, Senin (26/4/2021).

“Kami pastikan tidak ada perubahan. Sesuai rencana pengerjaannya dilakukan Rabu dan Kamis (28-29 April 2021). Pengerjaannya dimulai pukul 00.00 sampai pukul 06.00 WIB pagi. Lokasinya setelah pintu keluar dan sebelum pintu masuk Tol Cileunyi. Sehingga akses dari kedua arah akan ditutup sementara selama 15 menit atau lebih,” terang Mulsani.

Ia menerangkan, terdapat empat line steel box girder yang harus dipasang untuk jembatan penghubung akses interchange Cisumdawu itu. Maka, proses pemasangan steel box girder dipastikan menghambat arus lalu lintas yang akan masuk maupun keluar Tol Cileunyi.

“Satu line steel box girder ini memiliki ukuran panjang 60 meter dan bobotnya mencapai 180 ton,” terangnya.

Mulsani menuturkan, pemasangan steel box girder memerlukan kehati-hatian ekstra. Terlebih, tim teknis di lapangan membutuhkan waktu sedikitnya 15 menit  atau bahkan lebih guna memasang setiap satu buah steel box girder.

“Keempat buah steel box girder tersebut, rencananya 2 buah harus terpasang di hari pertama dan 2 lagi di hari selanjutnya,” kata Mulsani.

Terkait dengan pemasangan steel box girder itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait, seperti kepolisian lalu lintas, dinas perhubungan, jasa marga, PU dan lainnya. Diharapkan pada saat pengerjaan pemasangan nanti berjalan lancar, tidak terjadi kendala yang berarti.

“Bagi pengendara yang akan melintasi pintu keluar masuk Tol Cileunyi bertepatan dengan waktu tersebut diharapkan berhati hati, ekstra waspada, patuhi rambu rambu lalulintas dan arahan dari petugas di lapangan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan perjalanan para pengendara, mengingat akan dikerjakan pemasangan steel box girder di area gerbang Tol Cileunyi,” tandasnya.

Rekayasa Lalu Lintas

Di tempat terpisah, Kanit Turjawali (pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli) Polresta Bandung, AKP Kiki Hartaki mengatakan, terkait pengerjaan pemasangan steel box girder di Interchange Tol Cileunyi, maka arus lalu lintas dihentikan selama 15 menit atau lebih dari kedua arah.

“Berkaitan dengan itu, kami dari Satuan Lalu Lintas Polresta Bandung akan melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Selain itu, kita juga sudah menginformasikan adanya hambatan lalu lintas ini dari sebelumnya kepada masyarakat,” kata Kiki.

Lebih jauh Kiki menyebutkan, untuk mengantisipasi kepadatan atau penumpukan kendaraan, pihaknya akan melakukan rekaya arus lalu lintas.

“Kita akan rekayasa mulai dari arus lalu lintas masuk ke arah gerbang Tol Cileunyi. Kemudian kami akan mengimbau pengguna jalan dari awal, karena pada saat pelaksanaannya ada beberapa item atau gelombang yang akan diberhentikan atau ditutup sementara. Waktunya kurang lebih sekitar 15 menit selama 15 menit,” ucapnya.

Selain itu, imbuh Kiki, rekayasa lalu lintas juga akan dilakukan dari arah Garut dan Sumedang.

“Kami memberikan pilihan kepada pengendara, apakah mau berhenti, atau mau menggunakan Tol Buah Batu via Cinunuk, Cileunyi, Soekarno-Hatta. Termasuk juga dari arah Jakarta yang akan keluar gerbang Tol Cileunyi, kami akan koordinasi dengan PJR,” ungkap dia.

Lebih jauh Kiki mengungkapkan, uapaya rekaya lalu lintas tersebut guna memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan dan kelancaran arus lalu lintas.

“Pada saat rekayasa lalulintas, lebih dari 50 petugas gabungan akan dilibatkan. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak Polda Jabar,” pungkasnya. (Abas)



Source

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *