Razia Balap Liar, Satlantas Polres Karanganyar Amankan 9 Motor yang Ditinggal Pemiliknya

  • Whatsapp
Razia Balap Liar, Satlantas Polres Karanganyar Amankan 9 Motor yang Ditinggal Pemiliknya


SecurityExpose.com – Sembilan sepeda motor ditinggal lari pemiliknya saat kepolisian hendak membubarkan kerumunan yang diduga balap liar di daerah Desa Waru Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar, Sabtu (10/4/2021) dini hari.

Bacaan Lainnya

Sepeda motor tersebut kini telah diamankan di Kantor Satlantas Polres Karanganyar.

KBO Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Anggoro Wahyu S menyampaikan, pembubaran kerumunan yang dicurigai balap liar itu bermula dari laporan masyarakat. Seusai menerima laporan tersebut, anggota Satlantas serta polsek terdekat lantas mengecek dengan mendatangi lokasi tersebut.

“Ada sekitar 100-an sepeda motor memenuhi jalan. Informan kami telepon. Ada indikasi balap liar. Mungkin ada orang yang nunggu atau memantau dari kejauhan. Sebelum tiba lokasi. Itu pun rotator tidak dinyalakan. Sudah bubar sendiri-sendiri. Sembilan sepeda motor ditinggal lari pemiliknya,” katanya.

Lanjut Iptu Anggoro, lokasi tersebut sebenarnya telah dipantau oleh polisi beberapa pekan lalu. Sebelum polisi tiba di lokasi, mereka sudah kabur menuju ke arah Grompol. Saat itu kondisi lalu lintas Solo-Sragen sepi.

“Menurut kami itu (pemilik sepeda motor yang ditinggal) hanya menonton),” ucap Iptu Anggoro.

Dia mengimbau kepada pemilik sepeda motor supaya segera mengambil kendaraan tersebut ke Kantor Satlantas Polres Karanganyar untuk ditindak atau ditilang serta dimintai keterangan.

Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, ada beberapa lokasi yang dicurigai digunakan untuk balap liar. Seperti Ringroad, Grompol, Popongan dan Lalung Kecamatan Karanganyar, Jambangan Kecamatan Mojogedang. Rata-rata kalangan pemuda itu memulai aksinya sekitar pukul 02.00 hingga 04.00.

“Kegiatan ini dalam rangka mendukung operasi keselamatan dan memasuki bulan ramadhan. Tahun kemarin, banyak balap liar. Ngabuburit atau menunggu sahur itu jam rawan,” ungkapnya.



Sumber Berita

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *