Polres Mimika Selesaikan Masalah Dua Kelompok Pendulang Emas Yang Bentrok Di Mile 25 Area Freeport – DIVISI HUMAS POLRI

  • Whatsapp
Polres Mimika Selesaikan Masalah Dua Kelompok Pendulang Emas Yang Bentrok Di Mile 25 Area Freeport - DIVISI HUMAS POLRI


Mimika – Wakapolres Kompol Sarraju,SH didampingi Kabag Ops AKP Roberth Hitipeuw,SH,MH bersama personel Sabhara mendapat informasi dari area pendulangan bahwa telah terjadi bentrok antar kelompok warga pendulang di Mile 25 yang bertempat di Distrik Kwamki Narama, Kamis (25/03).

Bacaan Lainnya

Bentrok antar dua kelompok warga pendulang pecah pada pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIT di mile 25, lantaran diduga adanya penguasaan lahan dengan cara menarik pungutan liar yang dilakukan oleh oknum pendulang kepada pendulang lainnya.

Bentrok ini diakibatkan sebagian besar warga pendulang tidak mau membayar iuran yang diinginkan pelaku akhirnya oknum pelaku bersama anggotanya melakukan perusakan camp dan alat dulang milik warga dan mengakibatkan adanya perlawanan berujung bentrok.

Saat tiba dilokasi kejadian aparat langsung berupaya menghentikan pertikaian antar dua kelompok. Aparat sempat diserang memakai senapan dan panah wayer saat sedang menangani bentrok dua kelompok warga pendulang.

Menurut Kapolsek Mimika Baru AKP Dionisius Helan S.IK hal tersebut merupakan dinamika dilapangkan dalam menjalankan tugas apalagi dalam merespon suatu pertikaian warga yang menggunakan alat tajam hingga senapan.

“ Bersyukur personel tidak terpancing emosi meski sempat terdapat masyarakat yang membawa senapan angin serta membawah panah wayer yang diarahkan ke personel. Namun sampai saat ini tidak ada korban dari anggota,” ungkap Kapolsek.

Kapolsek menjelaskan bahwa Personel berhasil meredam situasi yang sebelumnya sempat kacau akibat saling serang disertai perusakan dan pembakaran camp-camp milik warga pendulang. Saat ini 5 orang yang diduga pelaku telah diamankan di rumah tahanan Polsek Mimika Baru.

“Anggota sama sekali tidak terpancing dan personel dapat mengendalikan situasi, saat ini telah diamankan lima orang yang diduga sebagai pelaku penyebab terjadinya bentrok antar dua kelompok warga di area pendulangan. Sementara itu terdapat juga satu orang korban akibat terkena panah wayer dan kini sedang ditangani tim medis di RSUD Mimika,” tegas Kapolsek.



Source

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *