Kakorlantas Tinjau Pemberlakuan Ganjil Genap di Puncak Bogor, Sebut Koordinasi Daerah Aglomerasi Baik

  • Whatsapp
Kakorlantas Tinjau Pemberlakuan Ganjil Genap di Puncak Bogor, Sebut Koordinasi Daerah Aglomerasi Baik


BOGOR – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono meninjau pemberlakuan ganjil genap di Pos Penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Gadog, Bogor. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan di tempat wisata Puncak, Bogor.

Bacaan Lainnya

Istiono mengatakan, dirinya melihat sinergitas antara Polda, TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah (Pemda) sangat bagus dalam memanage pengaturan pembatasan mobilitas. Begitu juga koordinasi antara lima daerah aglomerasi Bogor yang sudah terlaksana dengan baik.

“Menejemen pengaturan sangat terkendali, artinya koordinasi antara lima daerah aglomerasi sudah terlaksana dengan baik. Pengaturan pembatasan mobilitas dari hari ke hari, minggu ke minggu sangat bagus,” tutur Istiono saat meninjau pemberlakuan ganjil genap, di Pos PPKM Gadog, Bogor, Sabtu (18/9/2021).

Istiono menjelaskan, khusus Gadog telah dievaluasi selama tiga minggu dan pemberlakuan ganjil genap sangat efektif. Penurunan pun terjadi sampai 25 persen.

“Saya melihat masalah pengaturan manajemen pengaturan di lapangan efektif ketika masuk disini waktu jam ditentukan. Ganjil genap ditentukan, personel juga all out. Rekayasa lalu lintas pun berjalan,” ujar Istiono.

Istiono menyebut, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan (Menhub). Bahkan, di saat Menhub berada di Jepang, pihaknya masih berkoordinasi, mengintruksikan, dan memonitor bagaimana perkembangan di Puncak, Bogor.

“Dan kami laporkan, kami koordinasikan terus. Ini sudah dimanage dengan baik. Terkait sanksinya masih dilakukan secara persuasif. Yang terpenting protokol kesehatan (prokes), pakai masker, dan kerumunan harus dikendalikan baik siang atau malam hari,” jelasnya.

Sementara, Budi Karya mengatakan, dirinya secara pribadi dan kelembagaan sangat mengapresiasi Polri yang melakukan perintah dan regulasi yang berlaku di negara ini. Bahkan, pihaknya juga dijelaskan tentang segala sesuatu dengan detail dan upaya yang begitu responsif.

“Oleh karenanya, saya dari Jogja bersama Pak Kakorlantas kita bahas bagaimana kita mendukung PPKM. Dalam hal untuk mengatasi covid,” ujar Budi Karya saat ikut meninjau pemberlakukan ganjil genap, di Gadog.

Melalui Imendagri Nomor 42 Tahun 2004, Menhub juga akan mengeluarkan Peraturan Menteri yang berisi daerah PPKM Level 3, tempat wisata bisa dibuka dengan prokes dan pembatasan yang ketat. Budi Karya berharap, Polri bisa mengawal dengan baik.

“Saya yakin bahwa polri akan mengawal ini dengan baik. Kawasan puncak memang favorit dan sudah menjadi trending beberapa minggu terakhir. Tanpa bermaksud untuk memarginalkan puncak, kita akan berlakukan ini di seluruh indonesia,” pungkasnya.



Sumber Berita

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *