Ini Keunggulan Program KOPEK Satlantas Polres Pati

  • Whatsapp
Ini Keunggulan Program KOPEK Satlantas Polres Pati


SecurityExpose.com – Salah satu langkah Satlantas Polres Pati untuk memaksimalkan perluasan penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah adalah dengan menurunkan kendaraan patroli yang terpasang kamera portable penindakan pelanggaran kendaraan bermotor (Kopek).

Bacaan Lainnya

Kasatlantas Polres Pati, AKP Maulana Ozar mengatakan, ada sebanyak lima kendaraan yang terpasang kamera kopek. Sedangkan untuk kamera Closed Circuit Television (CCTV) baru empat yang tersebar di Perempatan Puri, Perempatan Delta, perempatan depan Kantor Satlantas Pati, dan di Jalan Sunan Muria.

“Untuk ETLE ini kita telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub). Seperti diketahui Dishub memiliki banyak kamera CCTV kita gandeng untuk memaksimalkan,” ujarnya, Selasa (23/3) Sore.

Menurut Maulana, program ETLE merupakan program Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Lebih dari itu, guna mengurangi kerumunan di masa pandemi Covid-19. Sehingga adanya ETLE dinilai efektif sekarang ini.

“Fungsinya untuk mengurangi petugas bertemu langsung dengan pelanggar lalu lintas. Mengurangi timbulnya kolusi dan penyelewengan,” jelasnya.

Teknisnya sendiri, di sejumlah titik terpasang kamera pengawas CCTV yang terintegrasi Traffic Management Center (TMC) kantor Satlantas Pati.

“Di situ petugas akan melihat pengguna jalan yang meelanggar marka, helm, sampai nomor polisi (nopol), belum bayar pajak, dan pelanggaran lain misalnya,” ujarnya.

Setelah data pelanggar masuk ke dalam database, dilanjutkan dengan mengidentifikasi alamat pelanggar. “Kemudian sesudah terkonfirmasi, kita kirimkan surat melalui pos,” imbuhnya.

Meski begitu, ada sejumlah kendala dalam penerapan ETLE yang diluncurkan pada hari ini. Misalnya saja kendaraan ganti kepemilikan tanpa ganti nama, kendaraan rental, atau pemilik telah pindah domisili.

“Makanya ada konfirmasi terlebih dahulu. Segera diurus, golnya nanti sudah tertera dendanya. Ada barcode, discan bisa bayar secara online,” ungkapnya.

Dengana adanya sistem ETLE, diharapkan dapat membuat masyarakat tertib dan bijak dalam berkendara. “Kalau gak ditertibkan bagaimana masyarakat bisa jera, apalagi kecelakaan diawali dengan pelanggaran. ETLE langsung aktif hari ini juga, setelah launching ini tadi,” pungkasnya.



Sumber Berita

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *