Connect with us

Hi, what are you looking for?

Techno

Google Dikabarkan Menawarkan Keringanan Biaya Play Store pada Netflix

Google Dikabarkan Menawarkan Keringanan Biaya Play Store pada Netflix

[ad_1]

JAKARTA – Google diduga telah melakukan perilaku pilih kasih terhadap beberapa pengembang aplikasi Android di Google Play Store, salah satunya yakni Netflix.

Sebuah dokumen dari gugatan tindakan kelas di Amerika Serikat (AS) mengklaim aplikasi termasuk Netflix, Spotify, dan Tinder ingin menyiasati Google Play Billing, dimana mereka ingin menggunakan sistem pembayaran alternatif di dalam aplikasinya.

Netflix sendiri juga berencana untuk mengumpulkan detail kartu kredit dari pengguna Android daripada menggunakan sistem pembayaran Google.

Dirangkum dari ambang, Minggu, 29 Agustus, tetapi dalam upaya mencegah hal itu terjadi, dan membuat Netflix betahan dalam toko online-nya, Google menawarkan sistem bagi hasil yang rendah dengan Netflix.

Raksasa teknologi itu sebelumnya akan memotong komisi setiap aplikasi yang berada di layanannya sebesar 30 persen, tetapi untuk Netflix dan beberapa aplikasi lainnya, hanya dikenakan enam persen saja.

“Semua pengembang tunduk pada kebijakan yang sama seperti semua pengembang lainnya, termasuk kebijakan pembayaran. Kami telah lama memiliki program yang mendukung pengembang dengan sumber daya dan investasi yang ditingkatkan. Program-program ini adalah tanda persaingan yang sehat antara sistem operasi dan toko aplikasi dan menguntungkan pengembang,” ungkap juru bicara Google sebagai pembelaan.

Namun, jika tuduhan itu benar, artinya Google telah memberikan Netflix kesepakatan yang tidak tersedia untuk pengembang aplikasi lainnya.

Meski demikian, Google tidak sendirian, Apple diketahui juga menawarkan fasilitas Netflix yang tidak diberikan kepada pengembang lain melalui App Store. Langkah Apple ini tertera dalam dokumen gugatan yang dilayangkan Epic Games.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam kasus Apple, dokumen tersebut mengungkapkan Apple berusaha untuk bernegosiasi dengan Netflix, termasuk menawarkan bundel Apple TV, data kinerja mendalam, agar Netflix bergabung dengan program mitra video, mendapatkan promosi email oleh Apple, dan promosi dalam Apple Store.

Tetapi belum lama ini, Apple telah melunakkan aturan App Store-nya sebagai bagian dari kasusnya dengan Epic Games, yang memungkinkan pengembang aplikasi memiliki sistem pembayaran alternatif. Jika tidak ingin kehilangan aplikasi dalam layanannya, kemungkinan Google harus melakukan hal yang sama.

Kredit Gambar: David Balev / Unsplash
Tautan:
https://www.theverge.com/2021/8/28/22645974/google-netflix-class-action-antitrust-play-store-commission

.

[ad_2]

Source

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Artikel Lainnya

National

[ad_1] Presiden Joko Widodo mendorong pemanfaatan teknologi dalam sistem pertanian, khususnya pada lahan sulit seperti di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurut Presiden, keberanian...

Teknologi

[ad_1] JAKARTA – Google telah menjadi mesin pencari nomor satu dunia, dengan pangsa pasar 92,4 persen. Maka tak mengherankan jika perusahaan ini menjadi perhatian...

Teknologi

[ad_1] JAKARTA – Google adalah salah satu penguasa teknologi yang gemar melacak penggunanya untuk menargetkan iklan kepada mereka. Namun, kini perusahaan itu mengaku tobat....

Lifestyle

[ad_1] JAKARTA – Layanan streaming Netflix mengumumkan deretan serial dan film asal Korea Selatan yang akan tayang secara eksklusif. Bukan rahasia bahwa Netflix semakin...

Advertisement
close