DPC Demokrat Ogan Ilir Minta Polisi Tak Beri Ruang Bagi Demokrat Tandingan – DIVISI HUMAS POLRI

  • Whatsapp
DPC Demokrat Ogan Ilir Minta Polisi Tak Beri Ruang Bagi Demokrat Tandingan - DIVISI HUMAS POLRI


INDRALAYA – Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Ogan Ilir meminta aparat kepolisian untuk tidak memberi ruang bagi Partai Demokrat Tandingan.

Bacaan Lainnya

Permintaan ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Demokrat Ogan Ilir, Handry Pratama Putra kepada pihak kepolisian agar  tidak terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Handry Pratama Putra mengatakan ada indikasi bakal ada Partai Demokrat tandingan di Bumi Caram Seguguk.

“Oleh karenanya, kami minta perlindungan hukum dari Polres Ogan Ilir karena akan ada Demokrat tandingan di Ogan Ilir,” kata Tama kepada wartawan di Mapolres Ogan Ilir, Indralaya.

Perlindungan yang dimaksud DPC Demokrat Ogan Ilir yakni pengakuan keabsahan Demokrat di bawah pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

Bukan Partai Demokrat yang melaksanakan Kongres Luar Biasa (KLB) di Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.

“Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Nanti bentrok dengan Demokrat yang sesungguhnya,” ujar Tama.

Pria berkacamata ini mengungkapkan, indikasi pembentukan Partai Demokrat tandingan di Ogan Ilir, karena hal serupa juga terjadi di sebagian besar DPC di Indonesia.

“Indikasinya secara nasional ada. Kami serempak di 34 provinsi, ada yang bikin Demokrat tandingan,” jelas Tama.

Untuk itulah, DPC Demokrat Ogan Ilir menempuh langkah antisipasi agar tak terjadi perselisihan di kemudian hari.

Diharapkan dengan adanya laporan disertai bukti keabsahan Partai Demokrat pimpinan AHY di Kementerian Hukum dan HAM (KemenkumHAM), semakin mengingatkan Polri dalam menerima laporan ini.

“Sebagai organisasi partai yang terdaftar di KemenkumHAM, dan jika ada yang mendirikan partai tandingan, maka itu ada pidananya. Ini yang tadi kami bahas bersama Bapak Kapolres,” ungkap Tama.

Terpisah, Kapolres Ogan Ilir telah menerima laporan dari DPC Partai Demokrat tersebut.

“Setiap aspirasi, masukan, laporan dari masyarakat, tentu kita terima,” kata Yusantiyo.(hms)



Source

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *