Dialog Interaktif RRI Dengan Tema Gebryar Vaksin PON XX Papua

  • Whatsapp
Dialog Interaktif RRI Dengan Tema Gebryar Vaksin PON XX Papua


Jayapura – Bertempat di RRI Jayapura telah dilaksanakan Dialog Interaktif dengan tema Gebryar Vaksin PON XX Papua, Selasa (14/09/2021).

Bacaan Lainnya

Hadir sebagai Narasumber yakni, Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol dr. Nariyana, M. Kes didampingi Ketua Pemuda Papua Elisa Sekenyap dan Tokoh Agama Pendeta Petrus E. Imoliana, STh,.

Dalam kesempatannya Kabid Dokes Polda Papua mengatakan pelaksanaan Vaksin di Indonesia dimulai 13 Januari 2021 untuk Provinsi Papua sendiri mulai dilaksanakan pada tanggal 14 Januari 2021, kemudia internal Polri Polda Papua pada tanggal 19 Januari 2021 jadi sudah sekitar 8 bulan kami melaksanakan Gebyar Vaksinasi Polri ini.

“Untuk jumlah warga yang telah di vaksinasi di 4 venue PON dan 1 penyangga sudah diatas 50% seperti di Kota Jayapura sudah 56%, Kabupaten Jayapura 50%, Kabupaten Mimika 54% dan Kabupaten Merauke 60%, serta Kabupaten Keerom sudah 40%,” ucap Kabid Dokkes.

Lanjutnya, Saat ini kami intens melakukan vaksinasi bersama 3 pilar dalam hal ini Polri, TNI, dan Dinas Kesehatan. Kami Polri mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang memiliki kontribusi positif pelaksanaan vaksinasi ini, atas segala dukungan dan kerjasamanya bisa kita laksanakan dengan baik.

“Sesuai Inpres (Intruksi Presiden) kepada saudara kami di Papua harapan kita menjelang pergelaran PON XX ini, masyarakat yang si vaksin sudah mencapai 100%,” kata Kabid Dokkes.

Ketua Pemuda Papua dalam kesempatannya mengatakan, buat kita semua pemuda di Tanah Papua, dengan adanya vaksin ini merupakan hal yang penting untuk kelancaran PON XX, namun yang menjadi persoalan sudah banyak masyarakat terpengaruh berita HOAX yang tersebar dimedia sosial sehingga membuat banyak masyarakat yang tidak mau divaksin.

Maka dari itu, diperlukannya sosialisasi terkait vaksinasi Covid-19, karena sosialisasi merupakan hal yang penting untuk menyampaikan kepada pemuda agar lebih memahami tentang apa itu pentingnya vaksin.

Tokoh Agama Pendeta Petrus E. Imoliana, STh., dalam kesempatannya mengatakan, kami berterimakasih kepada Institusi-institusi Negara terutama TNI- Polri dan Dinas Kesehatan serta pihak-pihak lain yang berinisiatif tentang bagaimana menyadarkan masyarakat tentang pentingnya vaksinasi Covid-19.

“Kita tidak bisa menolak dan menyangkal bahwa keterlambatan merangkul dan melibatkan Institusi Agama itu adalah realita yang harus kita terima,” ucap Tokoh Agama.

Lanjutnya, seringkali kita terpengaruh oleh postingan yang berada media sosial yang begitu vulgar membuat hal-hal yang mempengaruhi persepsi dan pemahaman secara awam, bahkam orang berpendidikan pun acapkali ditemui masih terpengaruh oleh kekuatan media sosial, sehingga ketika akan memasuki wilayah umat mestinya memberi kesempatan kepada pemimpin umat untuk melakukan sosialisasi.

“Lebih terinci adanya pemahaman dan edukasi yang baik sehingga tidak menimbulkan pemahaman yang keliru dan menganggap bahwa vaksin itu sebagai musibah bukan menjadi sebuah berkat tuhan,” tutup Tokoh Agama.



Source

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *