Connect with us

Hi, what are you looking for?

Economic

Batik Air Penerbangan Samarinda – Jakarta Alami Insiden Gagal Terbang, Ini Penyebabnya

Batik Air Penerbangan Samarinda - Jakarta Alami Insiden Gagal Terbang, Ini Penyebabnya

[ad_1]

JAKARTA – Pesawat Batik Air ID6257 dengan tujuan Samarinda – Jakarta gagal terbang karena tertahan di landas hubung (taxiway) di Bandara APT Pranoto Samarinda, Kalimantan Timur, Senin 28 Juni pada pukul 15.13 WITA.

Kepala Kantor UPBU Kelas I Bandara APT Pranoto Samarinda, Agung Pracayanto menjelaskan gigi utama pesawat Batik Air ID6257 dengan Registrasi PK-LAF dengan rute AAP-CGK dengan membawa 76 penumpang tertahan di Taxiway A sehingga menyebabkan pesawat harus di-mundur kembali ke Apron.

“Atas insiden ini penanganan dilakukan oleh Tim Lion Group, Tim Ground Handling PT CDA dan Teknisi UPBU A.P.T. Pranoto,” kata Agung Pracayanto dalam keterangan tertulis di Samarinda, dikutip dari Antara, Selasa 29 Juni.

Ia menjelaskan para petugas menurunkan penumpang dan kargo guna mengurangi beban pesawat untuk didorong kembali ke Apron. Para penumpang tersebut menunggu kembali di Boarding Lounge menunggu keberangkatan dengan diberikan snack sebagai kompensasi.

“Selanjutnya pihak Bandara antara lain Kepala Bandara, Kasi Kampen, Kasi Pelayanan Jasa, Kasubag TU dan PH Kasi TO kembali melakukan koordinasi dengan pihak Airline diantaranya Pilot dan FOO, dengan keputusan tidak jadi take off,” jelas Agung Pracayonto.

Pembatalan penerbangan tersebut dikarenakan waktu operasional bandara yang telah habis dan kondisi yang semakin gelap.

Sesuai PM 89 Tahun 2015 pihak UPBU Kelas I APT. Pranaoto selaku pengelola Bandara bertanggung jawab akibat kejadian pesawat Stuck Aircraft on Taxiway, dengan memberikan kompensasi berupa,Makan Malam, Uang Kompensasi sebesar Rp300.000 dan Penyediaan Hotel dan transportasi menuju hotel.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Agung menambahkan dampak dari insiden pesawat Batik ID 6257 Stuck on Taxiway tersebut, terjadi beberapa keterlambatan dan pengalihan penerbangan lainnya, antara lain yakni penerbangan AAP-SUB yang seharusnya dilayani pesawat Lion JT665 yang mendarat dari YIA batal berangkat hari ini Senin 28 Juni, karena pesawat Lion dari YIA (JT868) harus divert ke BPN.

Selain itu, juga berdampak pada Lion JT868 YIA-AAP divert to BPN, dan Batik ID6670 CGK-AAP divert to UPG.

.

[ad_2]

Source

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya

Berita

[ad_1] MALANG – Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto menegaskan akan menindak tegas dugaan kasus perundungan, penganiayaan hingga pencabulan pelajar perempuan di Malang, Jawa...

Berita

[ad_1] JAKARTA – Menteri Sosial Tri Rismaharini mengajak 200 perwakilan pelajar untuk tidak melakukan bullying atau perundungan kepada sesama teman, terutama pada penyandang disabilitas....

Berita

[ad_1] MEDAN – Personel Satuan Narkoba Polres Labuhanbatu mengungkap jaringan pengedar narkoba asal Aceh hingga Ajamu, Sumatera Utara dan menangkap empat tersangka serta mengamankan...

Berita

[ad_1] JAKARTA – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendorong eksplorasi lebih jauh rempah-rempah–yang merupakan kekayaan alam Indonesia–untuk kepentingan dunia kesehatan. “Tidak hanya...

Advertisement
close